Beranda / Berita / La-Pasma / Musyawarah Kerja (Muker) La Pasma Mahad Al Jami’ah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang ke-14 Resmi Diselenggarakan

Musyawarah Kerja (Muker) La Pasma Mahad Al Jami’ah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang ke-14 Resmi Diselenggarakan

Diterbitkan:

Kategori:

Diterbitkan:

Kategori:

Oleh:

4 views

Jambi, 12 Agustus 2026 — Dalam rangka memperkuat peran dan meningkatkan kinerja Lembaga Pengurus Asrama (La Pasma) di lingkungan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, telah digelar Musyawarah Kerja (Muker) ke-14 yang berlangsung selama tiga hari dari Senin hingga Rabu, 10 hingga 12 Agustus 2026. Kegiatan ini mengusung tema besar “Kerja Maksimal, Kerja Profesional” dan diikuti oleh ketua La Pasma tahun 2026-2027 Saudara Layasi Attaqi Fillah yang merupakan mahasisawa semester 3 prodi Sistem Informasi yang berasal Kota Jambi.

Acara ini merupakan momen penting dalam menyusun langkah strategis pengelolaan asrama dan pembinaan mahasantri di Ma’had Al Jami’ah. La Pasma sendiri adalah sebuah lembaga yang terdiri dari mahasantri senior yang berperan sebagai Mudabbir dan Mudabbiroh—sekelompok mahasiswa berpengalaman yang bertugas mengurus kehidupan sehari-hari serta menjadi pendamping dan pembimbing bagi para mahasantri lainnya. Keberadaan mereka sangat vital dalam menjaga keberlangsungan kegiatan akademik maupun non-akademik di asrama.

Dalam sambutan pembuka, Ketua Panitia Muker Ustazdah Isni Marfuah, S.Pd, menegaskan pentingnya keseriusan seluruh peserta agar kegiatan berjalan efektif dan sesuai dengan motto La Pasma: “Kerja Maksimal, Kerja Profesional.” Pesan ini menjadi penegasan bahwa pengelolaan asrama tidak hanya sekadar rutinitas, tetapi harus dilakukan dengan penuh dedikasi dan profesionalisme.

Selain itu, acara ini juga mendapatkan penguatan dari bagian Kemahasiswaan Ma’had Al Jami’ah melalui Ustadz Edi Susanto, S.Pd. Beliau mengutip pesan dari Rektor UIN Jambi saat acara Takrim bulan lalu yang menyatakan, “Kalau mau sukses jangan banyak alasan.” Pesan ini menjadi motivasi bagi seluruh pengurus agar selalu berkomitmen penuh dalam menjalankan tugas tanpa mencari-cari alasan. Lebih lanjut, Ustadz Edi mengenalkan berbagai bagian dari staf ma’had dan mengharapkan kolaborasi harmonis antara staf dan pengurus La Pasma demi tercapainya visi misi lembaga.

Menurut beliau, La Pasma bukan sekadar wadah pengelolaan asrama semata, tetapi merupakan sarana menciptakan manusia yang unggul dan berkarakter. Mengurus asrama adalah bentuk pengabdian tanpa batas karena memerlukan pemantauan terhadap mahasantri selama 24 jam penuh. Hal ini sejalan dengan visi Ma’had Al Jami’ah yang bertujuan mewujudkan pusat pemantapan iman dan taqwa serta membentuk generasi intelektual moderat, dinamis, kreatif, dan inovatif.

Adapun misi utama dari Ma’had meliputi memastikan mahasiswa memiliki kemantapan aqidah dan akhlak mulia, memperluas wawasan ilmu pengetahuan serta keterampilan profesional mereka. Selain itu, peningkatan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris serta kedalaman dalam memahami Al Qur’an dan Hadist juga menjadi fokus utama dalam membangun mahasiswa yang berkualitas.

Tahun ini, jumlah mahasantri yang akan menempati asrama diperkirakan mencapai 550 orang termasuk 50 mahasiswa dari fakultas kedokteran yang akan menempati Asrama Telanai. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 433 mahasantri. Penambahan jumlah tersebut menunjukkan peningkatan minat mahasiswa untuk tinggal di lingkungan asrama sebagai bagian dari upaya mereka meneguhkan keimanan sekaligus meningkatkan kualitas akademik dan spiritual.

Acara Muker ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz H. Bakri Lc., M.A., sebagai simbol harapan agar seluruh program kerja dapat terlaksana dengan baik serta membawa manfaat besar bagi seluruh civitas akademika UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan La Pasma mampu menjadi motor penggerak utama dalam menciptakan suasana asrama yang kondusif, nyaman, dan mendukung tercapainya visi besar universitas dalam membentuk generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga kokoh secara iman dan akhlak.[Admin]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *