Muaro Jambi – Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. Kasful Anwar, M.Pd mengapresiasi budaya baik di Fakultas Ushuluddin. Budaya itu berupa kebersamaan, semangat akademik, dan peningkatan mutu yang telah terjalin sejak dekan-dekan sebelumnya.
Hal itu disampaikan Rektor saat acara Halal Bihalal di Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA), Rabu (16/4). Menurut Rektor, FUSA telah menunjukkan capaian membanggakan dengan tiga program studi yang sudah meraih akreditasi unggul.
Rektor berharap dua program studi lainnya dapat menyusul meraih predikat unggul dalam waktu yang tidak terlalu lama. “Pertahankan yang baik dan terus ditingkatkan. Ini warisan positif yang harus dijaga bersama,” ujar Prof. Kasful.
Selain itu, Rektor menekankan pentingnya peningkatan jurnal yang terindeks Scopus dari setiap fakultas di UIN Jambi. “Alhamdulillah sudah ada jurnal Ar-Risalah dari Fakultas Syariah yang terindeks Scopus Q1,” ucap Rektor.
Ia menambahkan, pencapaian itu tidak bisa dilakukan sendiri tanpa kolaborasi dan semangat bersama. Target ke depan, setiap fakultas harus memiliki jurnal yang terindeks Scopus secara berkelanjutan dan konsisten.
Rektor juga menyampaikan kabar baik terkait dukungan pendirian rumah sakit pendidikan UIN Jambi dari berbagai pihak. “Ini amanah besar, mari kita wujudkan bersama untuk kemajuan UIN Jambi,” tegas Rektor dalam sambutannya.
Terkait mahasiswa yang memperoleh KIP Kuliah, Rektor menegaskan mereka wajib mengikuti program Mahad UIN Jambi. Target yang dicanangkan adalah sebanyak 500 mahasiswa KIP mengikuti program Mahad secara aktif dan maksimal.
“Kita ingin menghidupkan suasana mahad, dengan adanya mahasiswa aktif. Nantinya mereka dibekali berbagai keterampilan,” tutup Rektor dengan penuh semangat.
Dekan FUSA, Dr. Zikwan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan halal bihalal didukung seluruh civitas akademika FUSA. Ia menyebutkan, kebersamaan merupakan fondasi utama yang terus dijaga dalam lingkungan akademik FUSA.
Dr. Zikwan juga menyampaikan beberapa agenda belum dapat diikuti karena kesibukan masing-masing sivitas. Namun, diskusi tentang program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sedang dibahas intensif di tingkat fakultas.
Senada dengan rector, diharapkan dua program studi di FUSA mampu meraih akreditasi unggul setelah proses evaluasi dan perbaikan. Selain itu, Sosialisasi kepada mahasiswa baru diarahkan melalui prodi dan diharapkan lebih proaktif ke lapangan.
FUSA juga akan membentuk kelompok riset untuk memperkuat publikasi ilmiah yang berfokus pada jurnal Tajdid. “Targetnya adalah menjadikan jurnal Tajdid sebagai jurnal bereputasi dan terindeks Scopus dalam waktu dekat,” jelas Zikwan.


Tinggalkan Balasan