JAMBI – Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Syaifuddin Jambi sukses menyelenggarakan Ujian Tahsin dan Tahfiz Al-Qur’an bagi para mahasantri. Kegiatan yang menjadi instrumen penting dalam mengukur keberhasilan pembinaan keagamaan ini berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 6 hingga 9 Juli 2026.
Ujian ini diikuti secara serentak oleh seluruh mahasantriwan dan mahasantriwati yang menetap di Ma’had Al-Jami’ah UIN STS Jambi dengan total 433 peserta. Menariknya, dari ratusan peserta tersebut, terdapat 50 orang mahasantri yang berasal dari Fakultas Kedokteran UIN Sulthan Thaha Syaifuddin Jambi yang ikut serta menyelesaikan target program ini di tengah padatnya jadwal kuliah kedokteran.
Kepala Pusat Ma’had Al-Jami’ah UIN Sulthan Thaha Syaifuddin Jambi, Dr. A.A. Miftah, M.Ag., menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian ini memiliki fungsi strategis jangka panjang bagi masa depan akademik para mahasantri.
“Diadakannya ujian ini, selain sebagai bahan evaluasi pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu-ilmu keislaman yang telah ditempuh selama dua semester, juga bertujuan untuk mempermudah proses akademik para alumni Ma’had di jenjang selanjutnya. Dengan lulus ujian ini, mereka tidak perlu lagi disibukkan dengan urusan syarat kemampuan membaca Al-Qur’an ketika nanti akan menghadapi sidang skripsi,” ujar Dr. A.A. Miftah.
Berkat persiapan dan bimbingan yang matang, jalannya ujian berlangsung dengan lancar. Pihak Ma’had mencatat hampir seluruh peserta berhasil menyelesaikan ujian Tahsin dan Tahfiz tersebut dengan hasil yang baik.
Kurikulum Komprehensif Ma’had Al-Jami’ah
Untuk diketahui, Ma’had Al-Jami’ah UIN STS Jambi menerapkan pola pembinaan yang sangat intensif dan komprehensif demi membentuk karakter alumni yang mumpuni. Setiap hari setelah ibadah subuh, seluruh mahasantri wajib mengikuti bimbingan Tahsin dan Tahfiz Al-Qur’an untuk memperbaiki kualitas bacaan dan menambah hafalan.
Tidak hanya berfokus pada Al-Qur’an, Ma’had Al-Jami’ah juga membekali para mahasantriwan dan mahasantriwati dengan berbagai pengajian khazanah keislaman. Secara terjadwal dan intensif, mereka mendapatkan pembelajaran mendalam mulai dari Tafsir, Aqidah, Fiqih, Hadist, hingga penguatan wawasan moderasi beragama.
Kombinasi antara ilmu Al-Qur’an dan ilmu keislaman ini diharapkan mampu melahirkan lulusan UIN STS Jambi yang berintegritas tinggi, berwawasan luas, serta siap menjadi teladan yang moderat di tengah-tengah masyarakat.[admin]

Tinggalkan Balasan